Harap Tunggu

06 July 2021 / Admin Kegiatan Pembekalan Tenaga Pendamping Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah di Provinsi Kepulauan Riau

dinaskoperasiukm.kepriprov.go.id – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Pembekalan Tenaga Pendamping Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah di Provinsi Kepulauan Riau bertempat di Hotel Comforta - Tanjungpinang.

Kegiatan pembekalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia tenaga pendamping yang ada di Provinsi Kepulauan Riau dalam melaksanakan tugas pendampingan terhadap Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2021 sampai dengan tanggal 9 Juli 2021, yang diikuti oleh 17 orang peserta, yang berasal dari Tenaga Pendamping Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 9 orang, Kabupaten Natuna 2 orang, Kabupaten Bintan 2 orang, Kota Batam 2 orang dan Kota Tanjungpinang 2 orang.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Riau, Bapak Bapak Agusnawarman mengatakan pendampingan merupakan suatu kegiatan pembinaan, pengajaran, dan pengarahan kepada pelaku KUMKM sehingga mampu tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan, berkualitas dan mandiri bahkan menjadi usaha yang lebih besar, dan dapat mendukung program pemerintah dalam menciptakan koperasi modren (digitalisasi koperasi) dan UMKM naik kelas.

“Pembekalan bagi tenaga pendamping ini sangat diperlukan terutama di masa tatanan kehidupan baru era Covid-19, pembekalan tenaga pendamping menjadi penting dalam melatih tenaga pendamping menjadi tenaga terlatih yang bertugas melakukan penguatan terhadap pelaku KUMKM dalam memberikan advokasi, konsultasi, dan sosialisasi yang nantinya dijadikan sebagai laporan kegiatan, seperti laporan hasil perencanaan, laporan hasil observasi, laporan hasil pendampingan pasca pelatihan dan lainnya”, kata Bapak Agusnawarman.

Lebih lanjut Bapak Agusnawarman berharap, tenaga pendamping yang telah mengikuti pembekalan ini, memiliki pengetahuan serta keahlian yang memadai dan dapat membangun jaringan yang baik terhadap pelaku KUMKM, serta memiliki perilaku yang baik dan berintegritas tinggi. Untuk memaksimalkan peran pendampingan ia berharap tahun depan dapat menambah jumlah tenaga pendamping dengan pertimbangan letak geografis Provinsi Kepulauan Riau yang terpisah oleh lautan sehingga sangat sulit untuk mencapai daerah yang satu ke daerah yang lainnya, itupun kalau disetujui oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia begitu harapannya.

“Kami berharap adik – adik dapat bersungguh – sungguh dalam menjalankan peran sebagai tenaga pendamping KUMKM, karena pendampingan merupakan pemberdayaan yang dianggap ampuh dan efektif dalam membantu pelaku KUMKM”, ujarnya.

Pada kegiatan pembekalan tenaga pendamping ini juga dilaksanakan uji sertifikasi terhadap tenaga pendamping yang menjadi peserta pada kegiatan ini. Tujuan dari sertifikasi ini adalah agar tenaga pendamping tidak hanya memiliki pengetahuan akan tetapi juga tersertifikasi oleh badan sertifikasi yang

diakui oleh negara. Uji sertifikasi dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi – Koperasi Jasa Keuangan (LSP-KJK) yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Ibu Nurasyiah Harahap mengatakan, pembekalan tenaga pendamping ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pelaku usaha melalui program pendampingan di masing – masing kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya untuk pemulihan ekonomi dimasa pandemi Covid–19 ini, kegiatan ini untuk membentuk karakter pendamping Koperasi dan UKM yang andal, mandiri dan responsif terhadap segala kendala dan kebutuhan pengembangan Koperasi dan UKM di Provinsi Kepulauan Riau.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tugas dan tanggung jawab Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Riau untuk melaksanakan peran dan posisinya dalam memfasilitasi terwujudnya peningkatan sumber daya manusia tenaga pendamping KUKM dalam meningkatkan kapasitasnya dalam mendampingi KUMKM di Provinsi Kepulauan Riau’, ujarnya.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat mengingat Covid-19 masih ada dan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Riau yang bersumber pada Dana Alokasi Khusus Non Fisik Peningkatan Kapasitas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DAK Non Fisik PK2UKM) Provinsi Kepulauan Riau.(i-one)